pariwisata kabupaten sidoarjo

Bacakan Pembelaan, Walikota Madiun Nonaktif Menangis Tersedu-Sedu

  Dibaca : 641 kali
Bacakan Pembelaan, Walikota Madiun Nonaktif Menangis Tersedu-Sedu
PEMBELAAN - Walikota Madiun nonaktif, Bambang Irianto membacakan pembelaan (pledoi) melalui penasehat hukumnya saat sidang di Pengadilan Tipikor Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo, Selasa(8/8/2017). (wan)
space ads post kiri

Sidoarjo, Memo XWalikota Madiun nonaktif, Bambang Irianto tampak menangis tersedu-sedu saat mengikuti sidang dengan agenda Pembelaan (Pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo, Selasa (8/8/2017).

Pembelaan yang pembacaannya melalui penasehat hukum terdakwa itu menjadi pembelaan terakhir sebelum majelis hakim memutuskan sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Besar Madiun (PBM) dan pungli tunjangan pegawai selama menjadi Walikota Madiun itu.

Jika pada sidang-sidang sebelumnya terdakwa Bambang Irianto tampak santai dan kerap melempar senyum, kali ini tidak demikian. Walikota Madiun Nonaktif ini terlihat menangis sesenggukan saat membacakan pledoi.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Unggul Warsito, Penesehat Hukum (PH) terdakwa, Indra Priangkasa mengatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak sesuai fakta persidangan.

Alasannya karena JPU mengesampingkan keterangan saksi yang tidak dilengkapi bukti. Selain itu PH juga meminta agar majelis hakim melihat kesesuaian dakwaan dan fakta persidangan.

“Harus ada kesesuaian dan sinkronusasi seluruh keterangan saksi,” terangnya kepada Memo X, Selasa (8/8/2017).

Menurut Indra Priangkasa, diskresi itu dibenarkan undang-undang. Asalkan hal itu tidak menimbulkan konflik of interest (konflik kepentingan).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional