pariwisata kabupaten sidoarjo

Cangkrukan Kantibmas Desa Kedungcangkring Jabon

  Dibaca : 418 kali
Cangkrukan Kantibmas Desa Kedungcangkring Jabon
space ads post kiri

Guna mempererat hubungan antara jajaran kepolisian dan masyarakat untuk menjadikan Sidoarjo yang aman dan kondusif. Polres Sidoarjo menggelar kegiatan Cangkrukan bareng Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas di kantor Desa Kedungcangkring Jabon, Selasa (26/1) malam.

Kapolres Sidoarjo: Jaga Keluarga dari Aliaran Radikal

Kapolres Sidoarjo: Jaga Keluarga dari Aliaran Radikal

Acara ini juga dhadiri Forkopimka (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ) Jabon beserta Tomas (tokoh masyarakat), Toga (tokoh agama ), tokoh pemuda, pengurus GP Ansor Kecamatan Jabon.

Cangkrukan digelar membicarakan permasalahan-permasalahan yang dirasakan Kepala Desa di wilayahnya masing-masing. Terutama persoalan sosial tentang warung remang-remang, limbah, organisasi, tempat karaoke dan radio.

Kapolres Sidoarjo,AKBP Muh.Anwar Nasir ,SIK, MH berharap pertemuan cangkrukan tersebut dapat memberikan solusi maupun mencari jalan keluar untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini.
AKBP Muh.Anwar Nasir menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi bersama pemerintah Kabupaten melakukan pemantauan

adanya organisasi  maupun kelompok-kelompok radikal hingga ke pelosok Sidoarjo. Termasuk juga melakukan pematauan terhadap rumah karoake dan radio amatir. “Terkait dengan rumah karaoke dan radio di wilayah Jabon akan ditindaklanjuti. Namun tetap akan melalui Forkopimka setempat dan menanggapi persoalan-persoalan yang ada, perlu disikapi segera untuk melakukan razia ditempat tersebut, “ ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres menyatakan, cangkrukan ini memang mengambil tema, tentang organisasi radikal yang trend pada saat ini. Karena aliran itu sifatnya radikal pada masyarakat. “Kami menghimbau pada masyarakat  jangan sampai keluarga, saudara kita terpengaruh dengan aliran-aliran  yang sifatnya radikal. Maka dari itu, perlu  diberikan pemahaman pada masyarakat, sehingga nantinya masyarakat lebih paham dan mengerti tentang kelompok radikal, “ tegasnya.

Terpisah, Ali Mursyid, pengurus GP Ansor Jabon mengatakan keadaan Jabon kondisinya cukup memperihatinkan, selain minimnya sosialisasi pada masyarakat dan pemuda, terutama pada banyaknya organisasi yang radikal,maupun non radikal.Sehingga mereka kedepan,dapat mewaspadainya dan agar tidak terpengaruh. Diakuinya, di kawasan Jabon banyak terdapat warung yang dilengkapi radio karaoke. “Tetapi kami berharap pada Kepolisian segera menidak lanjutinya “ ucapnya (gus)     

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional