pariwisata kabupaten sidoarjo

Tertarik Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Tak Mampu

  Dibaca : 185 kali
Tertarik Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Tak Mampu
space ads post kiri

* Mahasiswa Aussie Kunjungi Peradi Malang

Peradi Malang mendapat kunjungan dari mahasiswa Faculty of Law Wollogong University Australia, Jumat (22/1) sekitar pukul 09.00. Sebanyak 19 mahasiswa dan dosen berkunjung ke Kantor DPC Peradi Malang di Jl Janti Barat, Kecamatan Sukun, Kota Malang…

Gunadi Handoko SH MM MHum saat menyambut kedatangan mahasiswa Australia. (gie)

Gunadi Handoko SH MM MHum saat menyambut kedatangan mahasiswa Australia. (gie)

Kedatangan warga negara asing ini langsung disambut hangat oleh Ketua DPC Peradi Malang, Gunadi Handoko SH MM MHum bersama pengurus dan anggotanya. Kedatangan mahasiswa dan mahasiswi Australia ini tak lain adalah untuk menambah wawasan tentang sistem hukum di berbagai negara.

Dalam acara kunjungan itu, Gunadi memberikan wawasan tentang organisasi advokat, peran advokat dan bahkan tentang bantuan hukum secara cuma-cuma kepada kepada warga yang tidak mampu untuk mendapat perlindungan hukum.

Para mahasiswa ini juga tertarik dengan materi tentang bantuan hukum . Semua yang dijelaskan oleh Gunadi dan pengurus Peradi Malang bisa mudah dimengerti setelah ada si penerjemah menjelaskannya kepada para mahasiswa ini. Bahkan diantara mahasiswa ini antusias tentang materi bantuan hukum. Bahkan beberapa diantaranya sempat bertanya tentang metode bantuan hukum yang diberikan cuma-cuma kepada warga tidak mampu.

“Kunjungan ini supaya mahasiswa Wollogong memiliki pengetahuan tentang organisasi advokat Peradi. Mereka mempelajari sistem hukum di masing-masing negara. Ini adalah kunjungan kepercayaan rekan-rekan dari Australia dan public Internasional. Diharapkan saat mereka lulus bisa menghadapi MEA dan sebagainya. Bukan hanya warga negara asing di Indonesia, tetap juga teman-teman kita dari Indonesia bisa berkarya di luar negeri. Mereka juga sangat tertarik dengan materi bantuan hukum. Dikarenakan di tiap-tiap negara memiliki hukum yang berbeda-beda,” ujar Gunadi.

Lowell Bautista, Dosen Wollogong University bahwa kunjungan nya ini untuk menambah wawasan di salah satu mata kuliah mahasiswanya. “Sebelumnya kami sudah datang ke Taiwan, juga ke LP wanita Sukun dan kini ke Peradi. Kami mempelajari sistem peradilan,” ujar Lowell yang sudah diterjemahkan oleh penerjemah.(gie)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional