pariwisata kabupaten sidoarjo

Tolak Rujuk, Mantan Istri Dibacok

  Dibaca : 327 kali
Tolak Rujuk, Mantan Istri Dibacok
space ads post kiri

Moch Solikhan (44) asal Jl Kyai Dalem Karim Kecamatan Rungkut, Surabaya dijebloskan ke  sel tahanan Polsek Wonoayu. Itu lantaran dia nekat membacok mantan istrinya, Siti Mujayana (42) dengan menggunakan pisau dapur, Rabu (20/01) kemarin petang. Akibatnya, tubuh korban bersimbah darah penuh luka dan dilarikan ke rumah sakit. Penganiayaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, sempat mengagetkan warga setempat.

BERSIMBAH DARAH : Menolak rujuk mantan suaminya, Siti Mujayanah dibacok. (Memo X/agus hp)

BERSIMBAH DARAH : Menolak rujuk mantan suaminya, Siti Mujayanah dibacok. (Memo X/agus hp)

Pasangan suami istri Solikhan dan Siti yang hidup bersama selama 15 tahun ini dikaruniai dua anak akhirnya bercerai satu tahun yang silam. Keduanya sehari-harinya bekerja di pabrik sepatu PT.Golden Step. Setelah mereka berpisah,  Siti Mujayana  memilih  kost di Dusun Rame Desa Pilang,Wonoayu.

Saat Siti Mujayana sedang  berjalan kaki dengan pacarnya didepan pabrik PT Golden Step, dipergoki suaminya. Merasa cemburu,akhirnya dihampiri dan ditegur oleh Moch Solikhan. Namun, pertemuan itu mereka berdua berakhir cekcok mulut. Naas setelah Siti Mujayana mengeluarkan  akta cerai dari Pengadilan Agama. Spontan Moch Solikhan, naik pitam dan mengeluarkan pisau yang diselipkan dari balik baju.

Seketika itu juga, pisau dibacokan pada beberapa bagian tubuh  Siti Mujayana. Pelaku tidak berhenti, melainkan semakin kalap dan menyayati wajah, tangan dan leher hingga ambruk ke tanah.

Kapolsek Wonoayu, AKP Sutowo  menjelaskan  penganiayaan terjadi pada pasangan suami istri  yang sudah lama  bercerai ini. Sebelumnya, mantan  suami pada September 2015 lalu mengajak rujuk namun ditolak oleh korban. Merasa tidak puas hasil keputusan Pengadilan Agama dan merasa sepihak,  akhirnya pelaku sendirian menemui korban di area pabrik.Tepatnya di depan pabrik, ketika korban berjalan bersama temannya. “Dari situlah, akhirnya pertengakaran dan terjadi cekcok mulut. Pada saat korban mengeluarkan surat cerai dari Pengadilan Agama seketika pelaku naik pitam dan menyayat tubuh korban, “ ujarnya.

Terpisah, pelaku Moch Solikhan di hadapan petugas mengaku kesal.  Dirinya tidak mau berpisah dengan istrinya sebab melihat anaknya yang masih kecil-kecil. ” Saya kaget,ketika istriku mengeluarkan surat  cerai dari Pengadilan Agama. Padahal tujuan menemuinya itu untuk rujuk, malah berjalan sama pacarnya, “ ujarnya

Padahal sebenanya  tidak pernah sidang dan tidak pernah menerima surat dari pengadilan Agama. Namun tiba-tiba sudah ada surat cerai. “Memang semasa masih hidup bersama, dia tidak pernah saya kasih uang belanja karena tidak mau bertempat tinggal dengan anak, “ ungkapnya.(gus)
 

 

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional