pariwisata kabupaten sidoarjo

Temui Anak Perangkat Desa Dipalak

  Dibaca : 231 kali
Temui Anak Perangkat Desa Dipalak
space ads post kiri

* 2 Berandal Rampas HP

Dwi Kuswanto (30) alias Penceng asal Desa Lemujud RT 07/RW 04 dan Wahyu Rachmanto (22) Desa Mojoruntut RT 11/ RW 06, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (20/01) siang kemarin dijebloskan ke sel tahanan. Kedua pelaku ditangkap unit Reserse Polsek Krembung karena nekat merampas HP di Desa Rejeni kawasan Lapindo.

PENGANGGURAN : Dua tersangka perampasan HP. (Memo X/agus Hp)

PENGANGGURAN : Dua tersangka perampasan HP. (Memo X/agus Hp)

Korbannya adalah Iqbal (15) warga Desa Krembung RT 27/RW11, Kecamatan Krembung. Perampasan dilakukan kedua pemuda pengangguran ini, pada Minggu (17/1) sekitar pukul 18.00 WIB lalu. Kejadian bermula ketika Iqbal sendirian menemui rekannya Dita (anak perangkat Desa Kandangan) di kawasan Lapindo Desa Rejeni Krembung.

Tak lama mereka bertemu dan asyik ngobrol, tiba-tiba dihampiri kedua pelaku yang berboncengan mengendarai Yamaha Vixion. Setelah turun dari jok, Dwi Kuswanto mendatangi korban dengan tujuan untuk meminta uang.

Tetapi korban tidak miliki uang. Dengan jawaban itu, pelaku bukannya melanjutkan perjalanan tetapi justru meminta HP yang berada di genggaman tangan korban. Karena merasa nyawanya terancam, karena pelaku terus memaksa, HP merk Asaus diberikan pada pelaku dan langsung kabur.

Menjadi korban perampasan, kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Krembung dan kedua pelaku berhasil ditangkap. Kanit Reksrim Polsek Krembung Aiptu Nanang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Nanang, kedua pelaku berboncengan,mengendarai motor. Mendapati korban sedang ngobrol bersama temannya di kawasan Lapindo Desa Rejeni, kemudian didatangi pelaku dan meminta uang. “Namun korban tidak punya uang. Akhirnya, handpone milik korban diminta secara paksa. Jika handpone tidak kamu kasihkan..tak pukuli,” ujarnya menirukan pengakuan korban.

Atas kejadian ini pihaknya menghimbau pada masyarakat jika menjadi korban perampasan HP atau uang segera berkoordinasi dengan Polsek Krembung. Kemungkinan tersangka ini, melakukan tindak kejahatan yang sama di tempat lain. “Tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai ancaman kekerasan maksimal 9 tahun hukuman dipenjara. Sedangkan 1 unit HP merk Asus disita sebagai barang bukti,” tegasnya.

Sementara itu, di hadapan penyidik, tersangka Wahyu mengaku dirinya bersama temanya baru pertama kali melakukan perampasan dan HP hasil kejahatan tidak dipakai sendiri melainkan dijual. “Uang hasil penjualan rencana dibagi berdua untuk foya-foya,” ucapnya.(gus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional