pariwisata kabupaten sidoarjo

KTP Istri Umar Pateh Belum Jadi

  Dibaca : 119 kali
KTP Istri Umar Pateh Belum Jadi
space ads post kiri

* Petugas Gabungan Geledah Rumah Kost Istri Teroris

Petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP, Selasa (19/01) kemarin petang  mendatangi rumah kontrakan istri-istri para teroris yang ditahan di Lapas Klas I Porong. Kedatangan tim gabungan ini melakukan penggeledahan di dalam kamar kost.

Petugas Gabungan Geledah Rumah Kost Istri Teroris

Petugas Gabungan Geledah Rumah Kost Istri Teroris

Tidak hanya itu, di lokasi petugas juga melakukan pendataan pada kartu identitas penduduk (KTP) penghuni kost serta penghuni rumah kontrak untuk meningkatkan kewaspadaan pasca bom di Jakarta.

Dalam operasi itu, petugas gabungan disebar pada tiga titik tempat kost. Yakni di Kelurahan Gedang, Juwet dan dan rumah kontrakan wilayah Desa Kebonagung Kecamatan Porong. Kedatangan para petugas ini sempat mengejutkan para istri tersebut. Itu lantaran mereka sejak bertempat tinggal di rumah kontrakan tidak pernah disentuh oleh petugas gabungan.

RKY (36), istri Umar Pathek yang kelahiran Philipina di hadapan petugas mengakui data-data, dukomen serta identitasnya itu masih dalam tahap proses. Selain itu dirinya baru menetap 4 bulan menempati rumah  kontrakan. “Saya tidak punya KTP pak, KTP saya masih dalam proses. Jika sudah selesai pengurusan dukomennya nanti saya kasihkan pada desa setempat, ” terangnya. 

Kapolsek Porong, Kompol Hery Mulyanto menegaskan, pihaknya memastikan keberadaan para istri terpidana teroris di wilayah Porong ini tinggal dengan suasana nyaman. Sedangkan para istri teroris tidak hanya tinggal disini saja, melainkan di tempat berbeda namun masih tetap di wilayah Desa Kebonagung, Kecamatan Porong.

“ RKY istri Umar Pathek terpidana teroris tidak memiliki indentitas. Meskipun berkilah dan berdalih indentitasnya masih dalam proses tetap dilakukan pendataan dan pembinaan,” terangnya.

Untuk itu polisi berharap perangkat desa setempat rutin untuk melakukan pendataan setiap bulan terhadap mereka. Pendataan dan pemeriksaan ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami juga melakukan pengecekan kondisi dalam rumahnya. Dari hasil razia dilakukan petugas gabungan, tidak menemukan dan mendapatkan benda-benda maupun barang yang mencurigakan,” tutur Kompol Hery.(gus/hir) 

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional