pariwisata kabupaten sidoarjo

Awas Demam Berdarah Mewabah

  Dibaca : 265 kali
Awas Demam Berdarah Mewabah
space ads post kiri

Menghadapi musim pancaroba, penyakit DB ( Demam Berdarah) memakan korban. Seorang anak dinyatakan meninggal dunia dan 18 lainnya menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo.

TUNGGU FOGING : Satu diantara belasan anak pasien demam berdarah yang dirawat di RSUD Sidoarjo. (MemoX/wahyudin tohir)

TUNGGU FOGING : Satu diantara belasan anak pasien demam berdarah yang dirawat di RSUD Sidoarjo. (MemoX/wahyudin tohir)

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD  Sidoarjo  dr Lakshmie menyatakan, pasien DB didominasi anak usia sekolah dasar hingga SMP. Dari total 18 pasien 1 meninggal dunia, 2 masih kritis yang hingga kini masih  menjalani perawatan intensif.

Dari 17 pasien itu dua diantaranya masih kritis dan ditempatkan di ruang pediatric intensive care Ruang ICCU. Meski jumlah pasien ini di bulan yang sama tidak sebanyak tahun lalu yakni 20 pasien, namun saat ini masih pertengahan bulan dan dimungkinkan pasien DB bisa bertambah lagi.

Gejala DB memang hampir sama dengan penyakit lainnya. Yakni panas demam sehingga banyak orang tua yang tidak mengetahui anaknya terjangkit DB dan membawanya ke rumah sakit sudah dalam keadaan kritis.

Setelah itu perawat melakukan penanganan maksimal terhadap penderita DB dan pihak rumah sakit berharap adanya peningkatan edukasi dan koordinasi yang baik antara petugas kesehatan di wilayah pedesaan, sehingga penyebaran DB bisa dicegah sedini mungkin. Sebab wabah DB sangat mudah mewabah terhadap anak anak.

Dari 17 pasien yang masih dirawat, diantaranya ada yang berasal dari Desa Trompoasri Kecamatan jabon. Makrifah, orang tua pasien menyatakan, anaknya dan tiga anak pasien di lingkungan desanya juga menderita DBD. Namun sayang, tindakan Puskesmas terdekat belum melakukan fogging di wilayah yang sudah terserang penyakit DB.(hir)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional